Training Comprehensive Training Management System adalah program pelatihan yang membahas sistem pengelolaan pelatihan secara menyeluruh, mulai dari identifikasi kebutuhan pelatihan, perencanaan program, penyusunan anggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi efektivitas pelatihan.
Training ini bertujuan membantu perusahaan mengelola kegiatan pelatihan secara terstruktur, efisien, dan selaras dengan kebutuhan kompetensi karyawan serta tujuan organisasi.
Peserta akan mempelajari cara menyusun strategi pelatihan, mengelola administrasi dan dokumentasi, memantau pelaksanaan program, serta mengukur hasil pelatihan untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia.
Melalui Training Comprehensive Training Management System, perusahaan diharapkan mampu membangun sistem manajemen pelatihan yang terintegrasi, meningkatkan kualitas pengembangan karyawan, dan memastikan investasi pelatihan memberikan manfaat optimal bagi organisasi.
Materi Training Comprehensive Training Management System
1. Konsep dan Kerangka Training Management System
- Konsep, tujuan, dan fungsi Training Management System (TMS)
- Komponen dan alur pengelolaan pelatihan
- Peran TMS dalam mendukung strategi pengembangan SDM
2. Training Needs Analysis (TNA) Berbasis Kompetensi dan Kinerja
- Identifikasi kebutuhan pelatihan berdasarkan kompetensi dan kinerja
- Analisis competency gap dan performance gap
- Penentuan prioritas kebutuhan pengembangan
3. Perencanaan Program dan Anggaran Pelatihan
- Penyusunan training plan berdasarkan kebutuhan organisasi
- Perencanaan jadwal, peserta, sumber daya, dan anggaran
- Penetapan prioritas dan efisiensi biaya pelatihan
4. Desain Kurikulum dan Metode Pembelajaran
- Penyusunan tujuan, kurikulum, dan materi pelatihan
- Pemilihan metode pembelajaran yang sesuai
- Integrasi pembelajaran in-class, digital, dan blended learning
5. Pengelolaan Pelaksanaan Pelatihan (In-Class & Digital)
- Perencanaan dan koordinasi pelaksanaan pelatihan
- Pengelolaan peserta, trainer, fasilitas, dan platform digital
- Monitoring kehadiran dan kelancaran proses pembelajaran
6. Evaluasi Efektivitas Pelatihan (Model Kirkpatrick)
- Konsep dan empat level evaluasi Kirkpatrick
- Pengukuran reaction, learning, behavior, dan results
- Analisis dampak pelatihan terhadap kinerja organisasi
7. Pelaporan, Monitoring, dan Continuous Improvement
- Penyusunan laporan pelaksanaan dan hasil pelatihan
- Monitoring efektivitas dan pencapaian program
- Identifikasi improvement dan tindak lanjut pengembangan
8. Integrasi TMS dengan HRIS dan Talent Development
- Integrasi data pelatihan dengan sistem HRIS
- Pemanfaatan data pelatihan untuk talent management
- Keterkaitan TMS dengan career development dan succession planning
Tujuan Pelatihan Comprehensive Training Management System
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Membangun sistem manajemen pelatihan yang terintegrasi
- Menyusun program pelatihan yang tepat sasaran dan terukur
- Mengoptimalkan anggaran dan sumber daya pelatuhan
- Mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja
- Mendukung pengembangan kompetensi dan talenta organisasi
Metode Training:
- Pretest & Posttest
- Presentasi
- Diskusi dan Tanya Jawab
- Studi kasus
- Praktek
Durasi Training:
Waktu penyelenggaraan Pelatihan Comprehensive Training Management System dilaksanakan dengan metode tatap muka selama 2 hari, dengan 8 jam setiap harinya. Namun hal ini dapat juga disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta.
Jadwal Training Comprehensive Training Management System:
| Jadwal Training Durasi 2 Hari | ||
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 |
| 6 - 7 Jan 2026 | 3 - 4 Feb 2026 | 3 - 4 Mar 2026 |
| 13 - 14 Jan 2026 | 10 - 11 Feb 2026 | 10 - 11 Mar 2026 |
| 20 - 21 Jan 2026 | 17 - 18 Feb 2026 | 17 - 18 Mar 2026 |
| 27 - 28 Jan 2026 | 24 - 25 Feb 2026 | 24 - 25 Mar 2026 |
| April 2026 | Mei 2026 | Juni 2026 |
| 7 - 8 Apr 2026 | 5 - 6 Mei 2026 | 2 - 3 Juni 2026 |
| 14 - 15 Apr 2026 | 12 - 13 Mei 2026 | 9 - 10 Juni 2026 |
| 21 - 22 Apr 2026 | 19 - 20 Mei 2026 | 16 - 17 Juni 2026 |
| 28 - 29 Apr 2026 | 26 - 27 Mei 2026 | 23 - 24 Juni 2026 |
| Juli 2026 | Agustus 2026 | September 2026 |
| 7 - 8 Juli 2026 | 4 - 5 Agust 2026 | 1 - 2 Sep 2026 |
| 14 - 15 Juli 2026 | 11 - 12 Agust 2026 | 8 - 9 Sep 2026 |
| 21 - 22 Juli 2026 | 18 - 19 Agust 2026 | 15 - 16 Sep 2026 |
| 28 - 29 Juli 2026 | 25 - 26 Agust 2026 | 22 - 23 Sep 2026 |
| Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 6 - 7 Okt 2026 | 3 - 4 Nov 2026 | 1 - 2 Des 2026 |
| 13 - 14 Okt 2026 | 10 - 11 Nov 2026 | 8 - 9 Des 2026 |
| 19 - 20 Okt 2026 | 17 - 18 Nov 2026 | 15 - 16 Des 2026 |
| 26 - 27 Okt 2026 | 24 - 25 Nov 2026 | 22 - 23 Des 2026 |
Fasilitas Untuk Peserta Training:
- Modul Training
- Sertifikat
- ATK
- Jaket
- Tas
- Oleh-oleh Khas
- Ruang Training dengan Fasilitas Full AC
- Makan Siang dan Coffebreak
- Instruktur Qualified
Biaya Training/Peserta:
- Rp. 4.500.000/peserta (bayar penuh)
- Rp. 4.250.000/peserta (early bird, 1 minggu sebelum pelatihan)
- Peserta 1 orang running (harga disesuaikan)
- Rp 3.000.000/peserta (Training Online) - (minimal 2 peserta)
Catatan:
- Silabus ini dapat di sesuaikan dengan kebutuhan dan target belajar peserta.
- Durasi pelatihan dapat di ubah sesuai permintaan.
- Materi pelatihan dapat di perluas atau di perdalam berdasarkan minat dan kebutuhan peserta.
Tingkatkan Efektivitas Pengembangan SDM melalui Sistem Manajemen Pelatihan Terintegrasi
Pengelolaan pelatihan yang terencana dan terstruktur menjadi kunci dalam meningkatkan kompetensi serta kinerja karyawan.
Melalui Training Comprehensive Training Management System, perusahaan dapat mempelajari cara mengelola program pelatihan secara menyeluruh, mulai dari analisis kebutuhan hingga evaluasi hasil pelatihan.
Program ini membantu organisasi memastikan setiap kegiatan pengembangan SDM berjalan efektif dan selaras dengan tujuan bisnis.
Sebagai penyelenggara pelatihan profesional, Esensial Training menghadirkan program ini untuk mendukung perusahaan dalam membangun sistem manajemen pelatihan yang optimal.
Untuk melengkapi strategi pengembangan kompetensi karyawan, perusahaan juga dapat mengikuti Training Competency Mapping guna mengidentifikasi kesenjangan kompetensi dan menentukan kebutuhan pelatihan yang tepat.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, perusahaan dapat meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.