Training Audit Operasional Kinerja dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam melakukan audit terhadap aktivitas operasional organisasi guna menilai tingkat efisiensi, efektivitas, dan ekonomisasi (3E: Economy, Efficiency, Effectiveness).
Fokus pelatihan ini adalah pada bagaimana auditor atau unit pengawasan internal mampu mengevaluasi proses kerja, sistem pengendalian, serta pencapaian kinerja unit kerja berdasarkan standar, prosedur, dan target yang telah ditetapkan.
Peserta akan mempelajari tahapan audit operasional secara terstruktur mulai dari perencanaan audit, penyusunan program audit, pengumpulan dan analisis bukti audit, hingga penyusunan temuan dan rekomendasi perbaikan kinerja.
Pelatihan ini juga menekankan penggunaan indikator kinerja (KPI), analisis proses bisnis, serta identifikasi penyimpangan dan pemborosan dalam aktivitas operasional organisasi.
Melalui kombinasi teori, studi kasus, dan latihan praktik, peserta akan dilatih untuk melakukan audit kinerja yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga pada peningkatan kualitas proses dan hasil kerja.
Dengan demikian, peserta diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang bernilai tambah (value added) bagi manajemen dalam rangka perbaikan berkelanjutan dan pencapaian tujuan organisasi.
Materi Training Audit Operasional Kinerja
1. Konsep Dasar Audit Operasional Kinerja
- Pengertian audit operasional dan audit kinerja
- Tujuan dan manfaat audit kinerja
- Prinsip 3E: Economy, Efficiency, Effectiveness
- Peran audit kinerja dalam peningkatan kinerja organisasi
2. Ruang Lingkup dan Objek Audit Operasional
- Proses bisnis sebagai objek audit
- Kegiatan operasional utama dan pendukung
- Hubungan audit kinerja dengan manajemen kinerja (KPI)
3. Perencanaan Audit Operasional Kinerja
- Penetapan tujuan audit
- Penentuan ruang lingkup audit
- Identifikasi risiko operasional
- Penyusunan program audit kinerja
4. Teknik dan Metode Audit Operasional
- Pengumpulan data (dokumen, wawancara, observasi)
- Teknik analisis proses kerja
- Analisis penyimpangan kinerja
- Benchmarking dan best practice
5. Evaluasi Efisiensi dan Efektivitas Operasi
- Pengukuran produktivitas
- Analisis waktu dan biaya
- Identifikasi pemborosan (inefficiency & waste)
- Penilaian pencapaian target kinerja
6. Penyusunan Temuan Audit
- Unsur temuan audit: kondisi, kriteria, sebab, akibat
- Penulisan temuan audit kinerja
- Prioritisasi temuan
7. Penyusunan Rekomendasi Perbaikan
- Teknik merumuskan rekomendasi yang realistis
- Hubungan rekomendasi dengan peningkatan kinerja
- Penyusunan rencana tindak lanjut (RTL)
8. Laporan Audit Operasional Kinerja
- Struktur laporan audit kinerja
- Penyajian hasil audit kepada manajemen
- Teknik komunikasi hasil audit
9. Studi Kasus dan Praktik
- Simulasi audit proses operasional
- Latihan menyusun temuan dan rekomendasi
- Praktik penyusunan laporan audit kinerja
Tujuan Training Audit Operasional Kinerja
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan tujuan audit operasional kinerja.
- Membedakan audit keuangan, audit kepatuhan, dan audit operasional kinerja.
- Menyusun perencanaan dan program audit operasional.
- Melakukan pengumpulan dan analisis data kinerja.
- Mengidentifikasi inefisiensi dan ketidakefektifan proses kerja.
- Menyusun temuan dan rekomendasi perbaikan yang aplikatif.
Metode Training:
- Pretest & Posttest
- Presentasi
- Diskusi dan Tanya Jawab
- Studi kasus
- Praktek
Durasi Training:
Waktu penyelenggaraan Pelatihan Audit Operasional Kinerja dilaksanakan dengan metode tatap muka selama 2 hari, dengan 8 jam setiap harinya. Namun hal ini dapat juga disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta.
Jadwal Training:
| Jadwal Training Durasi 2 Hari | ||
| Januari 2026 | Februari 2026 | Maret 2026 |
| 6 - 7 Jan 2026 | 3 - 4 Feb 2026 | 3 - 4 Mar 2026 |
| 13 - 14 Jan 2026 | 10 - 11 Feb 2026 | 10 - 11 Mar 2026 |
| 20 - 21 Jan 2026 | 17 - 18 Feb 2026 | 17 - 18 Mar 2026 |
| 27 - 28 Jan 2026 | 24 - 25 Feb 2026 | 24 - 25 Mar 2026 |
| April 2026 | Mei 2026 | Juni 2026 |
| 7 - 8 Apr 2026 | 5 - 6 Mei 2026 | 2 - 3 Juni 2026 |
| 14 - 15 Apr 2026 | 12 - 13 Mei 2026 | 9 - 10 Juni 2026 |
| 21 - 22 Apr 2026 | 19 - 20 Mei 2026 | 16 - 17 Juni 2026 |
| 28 - 29 Apr 2026 | 26 - 27 Mei 2026 | 23 - 24 Juni 2026 |
| Juli 2026 | Agustus 2026 | September 2026 |
| 7 - 8 Juli 2026 | 4 - 5 Agust 2026 | 1 - 2 Sep 2026 |
| 14 - 15 Juli 2026 | 11 - 12 Agust 2026 | 8 - 9 Sep 2026 |
| 21 - 22 Juli 2026 | 18 - 19 Agust 2026 | 15 - 16 Sep 2026 |
| 28 - 29 Juli 2026 | 25 - 26 Agust 2026 | 22 - 23 Sep 2026 |
| Oktober 2026 | November 2026 | Desember 2026 |
| 6 - 7 Okt 2026 | 3 - 4 Nov 2026 | 1 - 2 Des 2026 |
| 13 - 14 Okt 2026 | 10 - 11 Nov 2026 | 8 - 9 Des 2026 |
| 19 - 20 Okt 2026 | 17 - 18 Nov 2026 | 15 - 16 Des 2026 |
| 26 - 27 Okt 2026 | 24 - 25 Nov 2026 | 22 - 23 Des 2026 |
Fasilitas Untuk Peserta Training:
- Modul Training
- Sertifikat
- ATK
- Jaket
- Tas
- Oleh-oleh Khas
- Ruang Training dengan Fasilitas Full AC
- Makan Siang dan Coffebreak
- Instruktur Qualified
Biaya Training/Peserta:
- Rp. 4.500.000/peserta (bayar penuh)
- Rp. 4.250.000/peserta (early bird, 1 minggu sebelum pelatihan)
- Peserta 1 orang running (harga disesuaikan)
Catatan:
- Silabus ini dapat di sesuaikan dengan kebutuhan dan target belajar peserta.
- Durasi pelatihan dapat di ubah sesuai permintaan.
- Materi pelatihan dapat di perluas atau di perdalam berdasarkan minat dan kebutuhan peserta.
Tingkatkan Efektivitas Organisasi Melalui Audit Operasional yang Tepat
Training Audit Operasional Kinerja dari Esensial Training di rancang untuk membantu perusahaan mengevaluasi efektivitas proses bisnis, mengidentifikasi potensi risiko, serta meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis praktik terbaik, peserta akan memahami teknik audit operasional yang mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi organisasi.
Agar implementasi audit berjalan lebih efektif, kemampuan komunikasi juga menjadi faktor penting.
Oleh karena itu, penguasaan Training Assetiveness Communication and Interpersonal Skills akan mendukung auditor maupun manajer dalam menyampaikan temuan, membangun kolaborasi, serta mendorong perbaikan kinerja secara profesional di lingkungan kerja.